SEJARAH

1 September 2012

Ilmuwan Temukan Binatang Aneh Mirip Tikus Dan Gajah


BONI DODORI (Berita SuaraMedia) - Seekor mamalia berbulu dengan hidung mirip belalai muncul di hutan terpencil Afrika.

Tikus agak besar ini diperkirakan spesies baru.
Ahli konservasi yang mempelajari keanekaragaman hayati di hutan Boni-Dodori, pantai timur laut Kenya, telah mendirikan jebakan kamera di wilayah tersebut setelah seorang ilmuwan melihat binatangsengi (tikus gajah) yang tidak dikenal.
Dari gambar tersebut, peneliti mengenali warna merah marun di sisi bahu dan punggung spesies itu. Hewan ini juga berciri pantat yang lebih rendah dengan warna hitam.
Secara garis besar, ilmuwan menilai bahwa makhluk ini lebih besar dibandingkan tikus berbelalai biasa.
Diperkirakan, objek itu miliki berat 600 gram, sepanjang 550 milimeter dan memiliki ekor 250 milimeter.
Tim ilmuwan yang berasal dari Zoological Society of London (ZSL) dan Kenya Wildlife Service (KWS) ini menganalisa DNA binatang itu untuk mengkonfirmasi apakah benar termasuk spesies baru.
Jika terbukti, hewan ini menjadi spesies ke-18 dari sengi yang masuk di keluarga Macroscelididae di mana semuanya berasal dari Afrika.
“Nenek moyang kita sering salah memahami hewan ini"
"Strategi perkawinan monogami dan moncong karismatik mereka yang fleksibel membuat spesies ini sangat menawan,” kata peneliti dari California Academy of Science Galen Rathbun. (ar/dt/dlm) www.suaramedia.com

Perlahan Manusia Terkikis Oleh Robot

Diperkirakan, perang di masa depan akan lebih banyak dimainkan oleh robot-robot berteknologi tinggi LONDON - (Berita SuaraMedia)  Kemajuan teknologi robot dapat menggantikan tentara manusia di medan perang. Kemungkinan ini tentu bukan isapan jempol semata. Seperti film Terminator, robot-robot mendominasi medan perang dan lebih efektif dalam menumpas musuh.

Apa yang terjadi di film Terminator ternyata dapat terelasisasi di medan pertempuran saat ini. Itu artinya, baku tembak di pertempuran bisa digantikan oleh robot, seiring meningkatnya protes banyaknya tentara manusia yang tewas di medan laga.

Diperkirakan, perang di masa depan akan lebih banyak dimainkan oleh robot-robot berteknologi tinggi. Tujuan utamanya untuk meminimalisir jumlah korban prajurit yang bertempur. "Kini, sekitar 8.000 robot telah diterjunkan di medan perang. Mereka dipercaya akan membawa misi revolusi militer. Sebagian besar robot kini diterjunkan ke darat dengan tugas non-tempur seperti penjinakkan bom dan pesawat tanpa awak," paparnya.

Quinn mengutarakan, di masa depan sangat menjanjikan penggunaan lebih banyak tentara robot di medan tempur, termasuk kendaraan perang tanpa awak manusia. "Semakin dekat, Anda akan ditembak. Inilah kelebihan robot yang mampu dikendalikan dari jarak jauh," paparnya, seperti dikutip dari BBC. Dia menegaskan, robot-robot bersenjata itu hanya dioperasikan dibawah kontrol tentara manusia. Alasannya, hingga kini, kata dia, robot tidak dapat beroperasi sendiri. Namun, menurut Peter Singer, penulis buku Wired for War, kecepatan perang modern akan membuat kontrol manusia semakin sulit.
Seperti halnya sistem pertahanan artileri otomatis yang diterapkan di Afghanistan. "Sistem tersebut akan menembak jika ditembak. Kita tidak dapat menghentikannya, kita hanya dapat mengaktifkannya," papar Singer.

Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana jika robot tersebut menyerang target yang tidak seharusnya dan melanggar hukum perang? Akademisi Amerika Serikat Patrick Lin yang bekerja untuk membuat etika robot untuk militer, mengungkapkan, robot dapat diprogram untuk mengikuti standar tertentu.

Meski demikian, dia tetap mempertanyakan, "Benarkah kita dapat melakukan itu dengan komputer kita?" ujarnya. Saat ini, Amerika Serikat (AS) telah menggunakan robot-robot canggih di pertempuran, baik itu di Irak maupun di Afghanistan.

Pentagon telah membuat kendaraan tanpa pengemudi yang disebut EATR. Robot mobil itu dapat mengisi ulang bahan bakar sendiri dengan materi organik ketika berjalan jarak jauh. Penemu EATR, Dr Robert Finkelstein dari Robotic Technology Inc, mengungkapkan, penemuannya membutuhkan bahan-bahan organik sebagai bahan bakar dan lebih vegetarian dibandingkan manusia.

"Robot hanya dapat melakukan apa yang diprogramkan, dan dia memiliki fitur-fitur tertentu," tambahnya. Menurut Finkelstein, robot mampu menghindari kesalahan yang dilakukan prajurit manusia. Dia menuturkan, robot diprogram dengan secukupnya dan dibuat agar sedikit melakukan kesalahan seperti membunuh warga tak bersalah, dan kelompok bukan musuh.

"Robot tidak memiliki ikatan emosional, mereka tidak memiliki rasa takut, mereka dapat bertindak dalam beberapa situasi," ungkapnya. Namun, pihak yang lebih skeptis seperti Profesor Noel Sharkey, pendiri Komite Internasional untuk Kontrol Robot Bersenjata, mengatakan manusia lebih akuntabel sedangkan mesin tidak.

"Anda dapat melatih robot seperti apa pun yang Anda inginkan, dan menjadikannya mematuhi semua aturan di dunia. Tapi, jika apa yang diprogramkan tidak benar, jadi ya begitulah," paparnya.

Dengan revolusi militer, Christopher Coker dari the London School of Economics, menjelaskan, komputer tidak mampu menstimulasikan "etos pahlawan", pemikiran, dan etika tentara profesional. Selama ini, revolusi militer robot telah diterapkan dalam pesawat udara seperti pesawat tanpa awak milik AS di Afghanistan.

Sedangkan penerapan robot di darat, masih terbatas. Sementara itu, Yoshiyuki Sankai, pakar robot ternama dari Jepang, menciptakan HAL (hybrid assistive limb), yaitu pakaian robotik yang telah dikembangkan untuk membantu gerakan dan menambah tenaga orang yang memakainya.

Sankai menerima undangan resmi dari Departemen Pertahanan Jepang untuk mempresentasikan "pakaian robot" yang dibuatnya. Sedanngkan Brian Hart yang kehilangan putranya, John Hart, yang gugur dalam perang Irak pada Oktober 2003, membuat Brian sukses menciptakan robot pendeteksi bom.

Dia pun membuat sebuah kendaraan robot yang dirancang khusus untuk menjinakkan bom. Robot yang dinamakan LandShark (Hiu Darat) itu dilengkapi sejumlah sensor canggih yang dapat mendeteksi dan menonaktifkan bom

Seperti yang kita tahu bahwa dewasa ini memang Kemajuan kecerdasaan buatan meningkat dengan sangat mengagumkan. Dimulai dari lahirnya Deep Blue yang diciptakan oleh IBM, yang mampu mengalahkan pecatur legendaris Kaskarov. Serta proyek ambisius negara Jepang untuk menciptakan komputer generasi ke 5 yang berbasis Artificial Intellegence.

Tapi tahukah kamu bahwa pengembangan - pengembangan robot semacam ini telah ada sejak  zaman dahulu,  Ternyata bentuk robot atau makhluk yang seperti robot telah ada sebelum jaman masehi. Kita mungkin telah mengenal beberapa legenda masyarakat eropa tentang Golem (Makhluk seperti manusia yang terbentuk dari batu atau tanah liat) atau para pembantu Hephaestus yang terbuat dari mesin – mesin dari Yunani. Tapi tidak hanya berupa imajinasi saja, Ctesibius dari Alexandria (250 SM) telah berhasil membuat organ (alat musik) otomatis.

Lalu sarjawan muslim, Al – Jazari (1136 – 1206 ) yang membuat sebuah rancangan tentang robot yang dapat diprogram. Robot menurut etimologinya berarti pekerja, yang bekerja keras, atau budak. Robot dapat diartikan sebagai mechanical creature (makhluk yang berbentuk seperti mesin). Keinginan manusia untuk menciptakan sebuah makhluk cerdas yang dapat bekerja tanpa protes dan patuh telah dilakukan sejak jaman renessaince hingga kini. Mulai dari sekedar rancangan dan impian lalu kini telah menjadi kenyataan

Demikian pula kemajuan embedded system khususnya dibidang robotika. Kelahiran P3 yang menjadi cikal bakal ASIMO sebagai robot humanoid yang telah diterapkan untuk membantu manusia, telah menunjukkan betapa dahsyatnya perkembangan teknologi embedded khususnya bidang robotika.
Perkembangan robot saat ini ternyata dipandang positif oleh departemen militer Amerika Serikat. Dimulai dari proyek pesawat tanpa awak yang digunakan pada perang teluk II dan hingga robot yang mampu mendeteksi arah tembakan sniper. Pengembangan robot yang mampu menggantikan tentara manusia di medan perang tidak mustahil telah dilakukan oleh negara – negara maju. Makalah ini berfokus kepada kehadiran robot militer di masa depan, dimana di satu pihak kehadiran robot ini oleh pengembangnya dipandang dapat menurunkan angka kematian prajurit. Di pihak yang lain, keberadaannya hanya memperburuk keadaan saat ini.

Kemajuan perangkat keras khususnya mikroprosessor dan mikrokontroller turut serta mengambil bagian dalam teknologi robot. Mikroprosessor yang menjadi bagian terpenting dalam teknologi robot, mengakibatkan robot tidak lagi hanya dapat berjalan, tetapi dapat tersenyum, tertawa, sedih dengan melihat keadaan sekitar seperti Kismet robot buatan Dr Cynthia. Penemuan ini lalu mengakibatkan pembuatan robot tidak hanya berkonsentrasi pada gerak, jumlah kaki dan tugas kerja saja. Keinginan untuk dapat membuat robot yang memiliki perasaan seperti layaknya manusia dan kecerdasaan seperti manusia pun mulai dilakukan. Mimpi ini mungkin telah diwakili oleh film – film animasi Jepang seperti Astro  Boy atau Doraemon.
Jepang merupakan negara yang menghabiskan dana terbesar dalam riset dan proyek penelitian robot. Hal ini dapat dilihat dari implementasi robot yang dilakukan oleh negara ini. Mulai dari robot pelayan yang menyajikan makanan hingga robot yang mampu menggantikan seorang presenter televisi.

Sisi ambisius manusia dalam pengembangan robot ternyata tidak hanya berhenti pada bidang pelayanan umum. Keinginan membuat sebuah alat perang yang tidak mungkin menolak perintah dan tidak ragu dalam mengerjakan misi tentunya menjadi impian para petinggi militer di negara manapun juga.
Prajurit manusia dianggap memiliki banyak sekali kelemahan, seperti moral yang kadang naik dan turun. Keterlibatan perasaan saat menjalankan misi dan kemampuan untuk membangkang dari perintah. Hal ini juga tidak terlepas dari kurangnya minat para pemuda di negara maju untuk menjadi tentara. Sehingga wajib militer pun harus dikeluarkan. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah ketika seorang prajurit gugur di medan perang, kepada keluarga yang ditinggalkan.

Hal – hal seperti diatas lah yang mengakibatkan sebuah robot yang dapat berperang dan menggantikan peran tentara di medan perang sangat dibutuhkan.
Bila dilihat dari sisi ekonomis tentunya ini lebih murah dibanding biaya yang harus dikeluarkan untuk mentraining seorang manusia untuk dapat menjadi tentara yang baik.

Dari sisi delivery, robot tentara lebih unggul dari prajurit manusia. Robot tentara dapat diproduksi masal. Bisa jadi sebuah pabrik dapat menghasilkan puluhan ribu robot dalam sebulannya, dibandingkan harus mencari dan merekut pemuda yang berusia 18 – 25 tahun.

Banyak sekali keuntungan yang bisa diperoleh oleh sebuah negara jika mampu mengembangkan robot tentara ini. Tidak ada lagi prajurit yang harus dikobarkan, dan tidak ada lagi keluarga prajurit yang harus menangis karena sanak keluarganya tewas di medan pertempuran.

Amerika sebagai negara adikuasa tentunya sudah memikirkan masak – masak tentang robot – robot yang mampu berperang. Kehadiran pesawat  tempur tanpa awak dalam perang teluk ke II sudah menunjukkan keseriusan militer Amerika dalam pengembangan embedded system, kecerdasaan buatan dan teknologi robot di bidang militer.

Seperti yang telah kita ketahui, internet mulanya adalah proyek Departement of Defense Amerika Serikat untuk membuat sebuah sistem komunikasi yang tidak akan mudah hancur karena serangan fisik. Teknologi wireless seperti handphone yang kini telah menjadi kebutuhan sehari – hari komunikasi di Indonesia, juga tidak terlepas dari kebutuhan militer yang berkeinginan agar setiap prajurit dapat berkomunikasi dengan pusat komando dengan mudah. Atau di Indonesia sendiri, penggunaan robot oleh tim Gegana dalam menjinakkan bom juga termasuk contoh implementasinya.

Israel sendiri sebagai negara yang memiliki hubungan tidak baik dengan para negara tetangganya juga dikabarkan telah mengembangkan tank – tank wireless yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Tentunya hal ini sangat luar biasa bila dilihat dari sisi teknologi embedded. Dapat saja terjadi di masa depan dimana setiap instrumen – instrumen militer dapat digerakkan dari jarak ribuan kilometer.

Jika tadi kehadiran robot – robot militer dilihat dari sudut pandang yang menguntungkan, tetap saja robot – robot militer tersebut tetap memiliki tujuan yang sama dengan tentara manusia yaitu sebagai alat yang digunakan untuk menghancurkan musuh. Tetap saja sasaran – sasaran yang dihancurkan sama, jika tidak perangkat militer, bangunan pasti manusia. Hal – hal inilah yang mungkin membuat beberapa peneliti / pengembang tidak setuju penggunaan robot dalam militer.

Robot – robot ataupun instrumen militer yang dibuat tentunya lebih efektif dibandingkan tentara manusia, mereka tidak ragu dalam menembakan peluru, rudal maupun misil ke arah orang dewasa maupun anak – anak. Tidak ada perasaan yang dilibatkan hanya perintah dan kode – kode instruksi yang  dijalankan dalam bentuk bit – bit oleh mikroprosessor, 100% efektif.

Manusia pun juga sudah menyadari akan ketakutan tentang kehadiran robot – robot dalam militer. Hal ini dapat dilihat dari film Terminator yang diproduksi oleh Hollywood. Dimana robot – robot militer lepas kontrol

Penggunaan embedded system dan artificial intellegence memberikan kemudahan pada manusia di berbagai bidang. Implementasi dari embedded system dan artificial intellegence adalah teknologi robotika. Fungsi robot sangat membantu baik di bidang industri hingga medis. Robot juga memiliki kemampuan menggantikan manusia dalam mengerjakan pekerjaan yang berbahaya seperti peran astronot di stasiun antariksa.

Polemik penggunaan teknologi robot dalam bidang militer telah menjadi perdebatan para ahli. Baik itu keuntungan yang dapat diperoleh serta kerugian yang akan dirasakan. Setiap teknologi yang diciptakan manusia dapat menjadi pedang bermata dua yang tiba-tiba dapat menyerang siapapun termasuk tuannya sendiri. Hal ini telah diketahui semenjak dinamit hingga bom atom ditemukan. (Dari berbagai sumber www.suaramedia.com

15 Agustus 2012

Robot Tempur Canggih Rp 12 Miliar

Tokyo - Ingin jadi pilot robot raksasa layaknya di film? Sepertinya keinginan tersebut kini bisa diwujudkan. Sebuah perusahaan di Jepang menciptakan robot raksasa yang bisa dikendalikan oleh orang di dalamnya.

Perusahaan Suidobashi Heavy Industry yang berbasis di Tokyo, menciptakan robot berukuran besar bernama Kuratas. Bentuknya memang sangar layaknya robot tempur.

Dan memang robot ini punya sistem senjata canggih yang diklaim bisa menembakkan 6.000 peluru per menit. Pilot yang berada di dalamnya bisa mengendalikan senjata tersebut.

Robot ini akan dijual dengan harga menjulang, USD 1,35 juta atau di kisaran Rp 12 miliar. Selain bisa dikendalikan langsung di dalamnya, juga bisa dikontrol jarak jauh dengan smartphone seperti iPhone yang terkoneksi dengan jaringan 3G.

Seperti dilansir News.com.au dan dikutip detikINET, Selasa (31/7/2012), robot tersebut tidak melulu berwarna hitam. Pembeli bisa memesan sampai 16 warna sesuai keinginan.

Kuratas dikembangkan sejak tahun 2010. Ia mempunyai empat kaki yang bisa mencapai kecepatan sampai sekitar 10 kilometer per jamnya. Tidak dijelaskan bagaimana nanti regulasi penggunaannya mengingat robot ini dibekali persenjataan.

3 Juli 2012

Tangkal serangan peretas, FBI matikan internet dunia 
Juli ini?
DNS Changer Working Group (DCWG) menunjukkan halaman web pemeriksaan. merdeka.com/DNS Changer Working Group (DCWG)
 
WASHINGTON - Untuk semua pengguna komputer, beberapa klik bisa berarti tetap online atau kehilangan koneksi internet selama musim panas ini. Tanpa diketahui banyak orang, para hacker internasional membuat penipuan berupa iklan online untuk mengendalikan komputer yang terinfeksi di seluruh dunia. FBI menggunakan komputer pemerintah untuk mencegah gangguan internet bagi para pengguna yang terinfeksi. Sayangnya, sistem ini akan dimatikan, seperti yang dilansir di Usatoday.
 
FBI berusaha mendorong pengguna internet untuk mengunjungi situs web yang dikelola oleh mitra keamanan mereka yakni http://www.dcwg.org. Situs ini akan memberitahu Anda, apakah komputer Anda terinfeksi dan menjelaskan bagaimana memperbaiki masalah ini. Setelah tanggal 9 Juli mendatang, pengguna yang terinfeksi tidak akan dapat terhubung ke internet.
 
Sebagian besar korban bahkan tidak tahu komputer mereka telah terinfeksi, meskipun perangkat lunak berbahaya mungkin telah memperlambat dan berselancar di web mereka. Infeksi ini juga membuat sotfware antivirus Anda menjadi cacat, sehingga komputer Anda lebih rentan terhadap masalah lain.
 
Pada November tahun lalu, FBI dan otoritas lainnya sedang bersiap-siap untuk mencatat kelompok hacker yang telah menjalankan penipuan berupa iklan internet pada jaringan komputer besar yang terinfeksi.
 
"Kami mulai menyadari bahwa kami mungkin memiliki sedikit masalah pada jaringan kami. Jika kami hanya menarik pangkal masalah pada infrastruktur kriminal mereka dan melemparkan semua orang ke penjara, para pengguna yang terinfeksi tidak akan mendapatkan layanan internet," kata Tom Grasso, seorang agen pengawasan khusus FBI. "Ketika pengguna internet membuka peramban web, mereka melihat page not found dan berpikir internet sedang rusak."
 
Pada malam penangkapan, para agen membawa Paulus Vixie, ketua dan pendiri Sistem Internet Konsorsium untuk menginstal dua server internet. Hal ini dilakukan untuk membersihkan banyak server nakal yang menginfeksi komputer. Pejabat federal merencanakan untuk melindungi server mereka secara online sampai bulan Maret dan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk membersihkan komputer mereka. Seorang hakim federal di New York memperpanjang tenggat waktu sampai bulan Juli. Grasso berkata, "Terserah kepada pengguna komputer, apakah mereka ingin memeriksa PC mereka atau tidak.”
 
Inilah yang terjadi:
 
Hacker mungkin telah menginfeksi lebih dari 570.000 jaringan komputer di seluruh dunia. Mereka mengambil keuntungan dari kerentanan dalam sistem operasi Windows Microsoft untuk menginstal software berbahaya di komputer para korban. Infeksi ini dapat mematikan update antivirus dan mengubah cara komputer membuka alamat website di balik sistem nama domain internet.
 
Sistem DNS adalah jaringan server yang menerjemahkan alamat web seperti www.ap.org ke alamat numerik yang menggunakan komputer. Komputer yang terinfeksi telah diprogram ulang untuk menggunakan server DNS yang dimiliki oleh hacker. Hal ini memungkinkan para penyerang untuk mengendalikan komputer untuk membuat penipuan dari situs web apapun.
 
Para hacker mendapatkan keuntungan dari iklan yang muncul di website korban yang tertipu dan mengunjunginya. Scam yang terjaring para hacker setidaknya mencapai USD 14 juta, menurut FBI. Hal ini juga membuat ribuan komputer bergantung pada server nakal untuk browsing internet mereka. Vixie menemukan bahwa sebagian besar korban kemungkinan pengguna internet rumah, bukan perusahaan yang memiliki staf teknologi yang secara rutin memeriksa komputer mereka.
[des]
 

20 Juni 2012

3 Tips Memilih Router untuk Jaringan Nirkabel


Jakarta - Membangun jaringan nirkabel bisa dibilang susah-susah gampang. Namun tetap saja, jika dibangun tanpa strategi jitu, output yang didapat juga tidak bisa maksimal. Termasuk untuk urusan memilih router.

Membangun jaringan tanpa kabel dianggap mudah karena saat ini banyak pilihan perangkat di pasaran. Kemampuan berbagai perangkat ini juga menawarkan beragam kemampuan, tinggal tergantung Anda memilih yang mana.

Sementara dikatakan sulit karena membangun jaringan nirkabel tak asal memilih dan memasang perangkat yang ada. Ada pula sejumlah hal yang harus dipertimbangkan, berikut 3 di antaranya seperti diungkapkan Boon Ping Tang, Regional Sales Director Asia Cisco Consumer Business Group.

1. Software

Ketika memilih router, pastikan bahwa software yang menyertainya mudah digunakan. Ini merupakan faktor utama yang harus Anda pertimbangkan.

Kesulitan yang umumnya terdapat pada produk router terdahulu adalah pengguna harus memahami istilah teknik dan mengetahui dengan tepat protokol dan subnet mask administratif dari provider. Tidak lagi! Software yang baik seharusnya menyembunyikan semua kompleksitas yang Anda hadapi dan menggunakan istilah yang dapat dipahami oleh orang awam.

Anda hanya tinggal mengklik beberapa kali, mengikuti beberapa petunjuk sederhana dan merampungkan semuanya dengan mudah.

Bahkan beberapa produk juga dilengkapi dengan fitur Parental Control yang memungkinkan Anda mengatur waktu dan bagaimana anak-anak dapat mengakses Internet dari PC, laptop atau tablet.

Anda dapat memilih 'Date and Time', untuk mengatur waktu mengakses ke internet (online) setiap harinya, dan memilih 'Sites' sehingga dapat membatasi website yang tidak boleh dikunjungi.

2. Kinerja

Router menjadi kebutuhan untuk memastikan Anda mendapat pengalaman video streaming, jangkauan dan kecepatan terbaik di rumah serta menjamin koneksi yang aman.

Sebagai contoh, ketika laptop dan iPad melakukan video streaming dari YouTube pada saat bersamaan, Anda akan mendapati video yang terputus-putus bila menggunakan router kualitas rendah yang tidak dapat mendukung video streaming, meski Anda berlangganan Internet broadband kecepatan tinggi.

Jangan biarkan router menjadi penghambat! Ada perbedaan antara menggunakan router kualitas rendah dengan router kualitas tinggi, dan sama seperti menggunakan router single band dengan router dual band.

Belilah yang terbaik karena wireless router Anda akan menjadi 'otak' sekaligus 'mesin' yang mengendalikan seluruh perangkat WiFi di rumah.

3. Desain

Seperti halnya laptop, telepon, tas, atau sepatu Anda, tak seorang pun ingin membeli produk yang jelek. Perangkat Anda harus sesuai dengan lingkungan rumah, terutama menjadi penting untuk perangkat yang dapat dilihat.

Pengembangan terkini dari desain tanpa antena mampu menghadirkan tampilan yang menarik, tanpa mengorbankan fungsi yang canggih. Kecanggihan teknologi memungkinkan antena internal, yang secara virtual lebih kecil hambatannya dan secara visual lebih cantik.

Seperti halnya telepon genggam yang dulu memiliki antena eksternal, kini Anda tidak menemukannya lagi karena tersembunyi di dalamnya, sehingga menghadirkan disain yang cantik.

Sama halnya dengan router, dengan kecanggihan teknologi, meski dengan antena yang tersembunyi, kinerja router tersebut mampu menghadirkan kecepatan dan jangkauan yang diperlukan.

Terlebih, router saat ini juga memiliki disain yang inovatif sehingga konsumen lebih senang memajang di lingkungan rumah.

Ini Dia Super Komputer Tercepat di Dunia

                                        Jakarta - Tak cuma bisnis komputer mainstream yang memiliki persaingan ketat. Kompetisi di jajaran super komputer juga tak kalah sengitnya.

Tahta super komputer tercepat di dunia pun baru saja berganti. Adalah komputer bernama Sequoia yang baru saja merebut gelar tersebut dari K Computer besutan Fujitsu Jepang.

Sequoia sendiri adalah super komputer yang didesain oleh IBM. Saat ini ia ditempatkan di Lawrence Livermore National Laboratory dan digunakan oleh Department of Energy, Amerika Serikat.

Sequoia menyabet gelar super komputer tercepat setelah mengukir kecepatan prosesing 16,32 petaflops. Hasil ini mengalahkan pencapaian 10,5 petaflops yang dihasilkan K Computer.

Hasil ini bisa dibilang prestasi tersendiri bagi AS. Sebab ini kali pertama Negeri Paman Sam jadi 'tuan rumah' super komputer tercepat sejagat dalam tiga tahun terakhir.

Pun demikian, AS masih berjaya dengan menjadi 'sarang' mayoritas super komputer yang ada di dunia. Menurut data yang dimiliki Top 500 dan dilansir Mashable, AS ditempati oleh 253 super komputer.

Sementara di negara-negara Asia ada 121 unit, dan di Eropa ada 107 super komputer yang bertengger.

Nah, dari daftar Top 500 tersebut, prosesor besutan IBM memperkuat 11,6% di antaranya. Intel masih mendominasi dengan 74,4%, sedangkan AMD di kisaran 12,6%.

Ketebalan notebook Samsung terbaru hanya 0,5 inci


Jakarta (ANTARA News) - Samsung meluncurkan notebook terbaru Series 9 dengan ketebalan hanya 0,5 inchi dan diklaim sebagai notebook tertipis di dunia saat ini.

Walaupun tipis, spesifikasi hardware tetap canggih. Notebook ini sangat cocok bagi mereka  yang memiliki mobilitas tinggi tetapi membutuhkan perangkat yang mampu bekerja ekstra.

"Series 9 menggabungkan kinerja tinggi dengan desain tipis dan elegan," kata Business Director Samsung Indonesia Sung Khiun di Jakarta, Kamis.

Samsung menanamkan prosesor Intel Core i5, RAM sebesar 4GB DDR3, dan penampung data 128GB SSD.

"Produk ini menyasar kelas menengah atas yang mengedepankan desain dan kualitas tinggi," kata Sung Khiun.

Selain itu, kualitas tampilan layar LED berukuran 13,3" ini didukung oleh prosesor grafis Intel HD 3000 sehingga dapat memutar video HD+.

Samsung membalut notebook ini dengan aluminium berwarna biru keabu-abuan mineral dengan berat 1,16 kg.

Untuk urusan kekuatan baterai, Samsung mengklaim notebook ini dapat bekerja hingga tujuh jam dengan menggunakan baterai Li-Polymer 40Wh dan mampu menyala dalam waktu 9,8 detik.

Karena mengedepankan desain yang super tipis, Samsung tidak menanamkan DVD Room pada Series 9.

Dari segi keamanan, Samsung mempercayakan sepenuhnya pada Microsoft sebagai penyedia perangkat lunaknya.
Samsung baru akan melepas Series 9 ke pasaran pada 22 Juni di blibli.com dengan harga sekitar Rp13juta.

9 Juni 2012

Semua Bisa Jadi "Programer" dengan Google Blockly

jakarta — Bahasa pemrograman yang rumit sering kali menjadi penghalang bagi mereka yang ingin membikin program, tetapi tidak memiliki latar belakang atau kemampuan yang sesuai untuk itu.

Google ingin mengubah hal tersebut dengan merilis Blockly, sebuah bahasa pemrograman visual yang membuat penggunanya bisa menciptakan program tanpa mengetikkan satu huruf pun pada keyboard.

Caranya, Blockly menjadikan tampilan unik berupa balok-balok yang mewakili kode-kode—seperti pernyataan "if-then" dan lainnya—yang harus digabungkan oleh pengguna untuk menciptakan fungsi sederhana. Ketika fungsi tersebut disatukan, jadilah sebuah program utuh.

Pengguna kini sudah bisa memperoleh Blockly di Google Code, situs khusus yang disediakan raksasa mesin pencari tersebut untuk menampung aplikasi-aplikasi open source.

Melalui situs Google tersebut, Blockly bisa diekspor ke dalam bahasa pemrograman lain yang sudah ada, termasuk Javascript, Dart, Phython, dan XML.

Blockly adalah bagian dari proyek yang lebih besar, yang bertujuan untuk menyebarkan ilmu pemrograman kepada semua orang. Tahun 2010 lalu, Google telah menelurkan platform serupa yang disebut sebagai App Inventor.


    by  : tibc

Orang Sukabumi yang Ikut Membangun Mesin Pencari Microsoft

JAKARTA — Penghujung tahun 2005 di kota Sydney, Australia, seorang pemuda yang lahir dan besar di Sukabumi, Jawa Barat, mencoba peruntungan melamar kerja sebagai teknisi software di Microsoft.

Wawancara selama 6 jam ia ladeni, dan hasilnya tidak sia-sia, kini ia bekerja di kantor pusat Microsoft.

Henry Tan Setiawan masih ingat betul momen berharga itu. Kala itu Microsoft sedang menggelar recruitment trip di beberapa negara, salah satunya Australia. Dan, kala itu pula ia masih kuliah di University of Technology Sydney untuk mengejar gelar PhD yang diemban sejak 2003.

Henry mulai bekerja untuk Microsoft pada Januari 2006 di kota Redmond, Washington, Amerika Serikat, dan langsung menangani layanan Messenger Server. Jabatannya kala itu adalah Software Design Engineer (SDE).

"Karier saya benar-benar dimulai dari bawah," katanya saat ditemui di kantor Microsoft Indonesia, Kamis (7/6/2012).

Ia tak ingin kuliahnya telantar. Karena itu, harus pintar-pintar membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Hingga pada 2007, Henry berhasil mendapat gelar PhD di bawah bimbingan Prof Tharam S Dillon.

Sukabumi

Anak bungsu dari dua bersaudara ini lahir di Sukabumi pada 7 Desember 1979, dari pasangan Jan Setiawan dan Ina Setiawan. Ia besar di tengah keluarga mampu. Ayah dan ibunya adalah pedagang hasil bumi dan ternak.

"Saya termasuk anak yang beruntung karena orangtua bisa menyekolahkan ke luar negeri," Henry mengakui.

Sejak kecil Henry sudah menyukai Matematika dan Fisika. Ia kemudian kuliah di Singapura pada 1998 lalu, diteruskan ke Australia.

Di Australia, ia bekerja untuk menambah penghasilan. Henry pernah bekerja sebagai loper koran dan menjaga supermarket. "Waktu itu saya kerja di supermarket dapat shift subuh. Bayarannya terbilang besar, sekitar 25 sampai 30 dollar per jamnya. Bayaran shift pagi memang besar."

Ia juga pernah bekerja di sebuah startup bernama SpeedAlert, yang membuat aplikasi untuk mendeteksi dan memperingatkan batas kecepatan seseorang yang membawa kendaraan di jalan raya Australia. Australia memang menerapkan sistem batas kecepatan berlalu lintas. Karena itulah, ia rela bekerja di startup ini dan tidak dibayar. "Yang saya butuhkan adalah pengalaman dan portofolio," tuturnya.

Semasa di luar negeri, biasanya Henry menjalin komunikasi dengan keluarga di Indonesia menggunakan aplikasi chatting dan video call Skype.

Ketika ada kesempatan untuk kembali ke kampung halaman, Henry dan istri, Theresia Lesmana, membawa serta kedua putrinya, yakni Enrika Claire (5,5 tahun) dan Eidee Laurel (3,5 tahun).

"Anak-anak saya bisa bahasa Indonesia, tapi masih pelo-pelo," kata Henry sembari tertawa. "Dan kalau ke Indonesia, pasti anak saya dapat kosakata baru yang kedengarannya lucu-lucu."

Membangun mesin pencari Bing

Henry merupakan salah satu dari sekitar 80 orang asal Indonesia yang bekerja di kantor pusat Microsoft di Redmond.

Sejak Oktober 2008, ia dipercaya untuk mengembangkan Bing, sebuah proyek reinkarnasi dari tiga produk mesin pencari Microsoft sebelumnya, yaitu Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search.

Bing, yang diluncurkan pada 3 Juni 2009, diasuh oleh banyak orang dari bermacam tim. Saking banyaknya, Henry tak bisa mengira-ngira berapa jumlah orang yang ikut mengembangkan Bing.

Henry punya peran besar di Bing. Ia turut membuat platform Bing. Tugas sehari-harinya kini memimpin urusan teknis dan inkubasi jangka panjang indeks pencarian. Timnya menyortir URL dari situs web dan blog yang baru lahir di seluruh dunia.

"Ada beribu-ribu URL, kapasitasnya petabyte, bukan lagi gigabyte atau terabyte," ucap Henry sambil menunjukkan screenshot di layar komputer bagaimana ia dan tim menyortir URL-URL baru.

Di sini timnya harus memilih konten apa yang paling relevan dengan hasil pencarian. Mulai dari berita, gambar, video, yang ada di situs web ataupun blog. Berita terkini selalu berada di garis depan pencarian.

Karier Henry di Microsoft terbilang cepat, ia naik jabatan jadi Software Design Engineer 2 (SDE 2) dan sekarang sudah Senior SDE.

Bing memang dibuat Microsoft untuk melawan dominasi Google di ranah mesin pencari. Namun, bukan berarti Bing mengekor fitur-fitur yang ada di Google. "Kami ingin selangkah lebih maju. Jadi tidak mengikuti pemimpin pasar, tapi kita harus membuat sesuatu yang baru," tegas Henry.

Bing berhasil menyerang kelemahan Google yang kini tidak diizinkan mencari konten Facebook. Sejak 2012, Bing bekerja sama dengan Facebook untuk menampilkan hasil pencarian konten-konten di situs jejaring sosial terbesar di dunia itu. Google sempat meradang karena hal ini, dan menyebut Facebook telah menyandera data penggunanya.

Sekarang Henry ingin membangun jaringan dengan Microsoft di Indonesia. Henry senang begitu mengetahui bahwa Microsoft Indonesia punya program yang membantu kelahiran dan menjaga hubungan antar-startup di Indonesia.

"Saya berkomitmen untuk menjalin hubungan dengan Microsoft Indonesia. Dan saya ingin mulai memperhatikan ekosistem bisnis software di Indonesia," aku Henry.

Sebagai orang Indonesia yang berhasil menembus kantor pusat Microsoft, Henry mengatakan bahwa orang Indonesia punya kemampuan teknis yang mumpuni, tak kalah, dan bahkan setara dengan orang dari negara lain. Yang menjadi masalah sekarang, menurut Henry, adalah soal jaringan.

Ketika bertemu orang yang hebat, ada baiknya untuk menjalin komunikasi dan hubungan yang baik. "Yang terpenting adalah jaringan, bagaimana kita membangun jaringan. Begitu ada kesempatan, maka sesuatu akan terjadi," ucap Henry.

Ia menyarankan, ada baiknya kampus-kampus di Indonesia menjalin hubungan baik dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia pun tak memungkiri bahwa keberhasilannya bekerja di Microsoft pusat tak lepas dari faktor jaringan dan tentu saja, keberuntungan.


    by : kompas

3 Juni 2012

Blog BelajarDroid Bantu Pengguna Belajar Android


jakarta - Kompetisi Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 sedang berlangsung. Kompetisi ini memberikan penghargaan pada konten positif dari Indonesia.

Untuk kategori Bronze Sesi 3, telah dipilih dua pemenang: BelajarDroid.com dan Jhezer.com.

Anda juga bisa mengajukan situs blog, wiki maupun forum favorit Anda sebagai peserta kompetisi ini. Simak caranya di isba.ictwatch.com.

Berikut adalah deskripsi masing-masing pemenang periode ini seperti disampaikan dalam keterangan tertulis ISBA:

belajardroid.com

Ada begitu banyak alasan mengapa masyarakat saat ini berbondong-bondong memilih ponsel yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Ponsel kini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi konvensional yang hanya dapat difungsikan untuk berkomunikasi dengan telepon atau sms, namun telah menjadi penghubung dengan dunia luar karena telah memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan seluruh aspek kehidupan.
Tidak heran jika saat ini muncul begitu banyak jenis dan tipe ponsel low end hingga high end di pasaran.
Tapi tunggu dulu, jangan sampai salah memilih, apalagi pilihannya tablet Android, jumlah produknya memang banyak, dan setiap brand punya keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Tapi tidak hanya brand (merk) saja yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli gadget, masih ada beberapa hal penting lain yang perlu diperhitungkan.
Mau tau lanjutannya? Klik http://belajardroid.com, segala hal tentang Android bisa kita dapatkan ilmunya di sini. Termasuk tips bagaimana memiliki gadget Android yang pas.
Jika Anda adalah penggila Android, blog ini wajib Anda kunjungi, berita yang disampaikan contentnya berkualitas serta dilengkapi dengan ilustrasi gambar dan video. Bisa membuat ngiler para penggila Android.
Tidak hanya itu, blog ini juga membahas aplikasi aplikasi Android yang sedang beredar serta review dan rekomendasi ponsel Android bagi Anda calon pengguna Android.
Seperti Android, tampilan blog ini juga terlihat elegan dan nyaman untuk ditelusuri dengan tempelan sana sini yang seimbang. Mau belajar Android?
jhezer.com

Gado-gado dunia maya selalu menarik untuk disimak. Beragam, kaya manfaat, ringan dan menarik. Seperti yang dibahas dalam http://jhezer.com.

Ragam dunia maya seputar Blogging, Tutorial, Tools, WordPress, Info serta beragam tema menarik lainnya yang sayang jika dilewatkan. Melalui blog ini, penulis mencoba berbagi cerita dan ilmu seputar dunia maya.

Pembaca tidak akan meninggalkan blog ini dengan tangan hampa, karena ada begitu banyak ilmu menarik yang dapat diimplementasikan terkait dunia maya khususnya blogging.

Simak saja pengalaman penulis mendapatkan Pagerank 2 dalam kurang dari 2 bulan untuk blognya atau cerita tentang bagaimana mengoptimalkan blog WordPress untuk SEO.

Pernah terasa aneh dengan blog Anda? Seperti kontennya yang tiba-tiba berubah? Wah, mungkin ada penyusup yang hanya mencari trafik dengan memanfaatkan Blog Anda.

Bagaimana mengatasinya? Itulah salah satu artikel yang dijuga penulis bagi dalam blognya.

Bahasa yang digunakan blog ini santai dengan ragam penggunaan bahasa sehari-hari namun tidak mengurangi makna penyampaianya. Pantas saja jika blog ini punya traffic yang cukup banyak setiap harinya.
ISBA 2012
Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 adalah sebuah penghargaan sepanjang tahun yang diberikan kepada pengelola Blog, Wiki, Forum, Portal dan berbagai jenis layanan konten lainnya.

Penghargaan diberikan pada tulisan online yang memberikan ide ataupun mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan yang positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di Indonesia.

Tujuan program ini adalah untuk men-generate tumbuhnya konten-konten lokal yang bermanfaat sehingga semakin banyak generasi muda Indonesia yang aktif menulis.

ISBA 2012 diinisiasi oleh ICT for Partnership (www.ictwatch.com), dan didukung oleh XL Axiata (www.xl.co.id), APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), detikINET (www.detikinet.com) dan Kompas Tekno (www.tekno.kompas.com).

ISBA 2012 terbuka bagi semua pembuat konten di Indonesia. Untuk tahu lebih lanjut mengenai program ini, kunjungi isba.ictwatch.com



by : KOMPAS.com

19 Mei 2012

15 teknologi yang akan ditinggalkan

Nomor
telepon akan segera
ditinggalkan oleh konsumen
teknologi pada masa mendatang seiring dengan inovasi dan
kehadiran produk-produk baru. "Ketika anak saya tumbuh setinggi rak
server komputer, saya terpikir akan semua
perangkat elektronika yang tidak lagi dia
pakai meskipun pernah sangat berarti bagi
ayahnya," tulis Pengamat teknologi dari
Amerika Avram Piltch seperti dikutip laptopmag. Piltch menyebutkan 15 peralatan dan
konsep teknologi yang masih dipakai saat ini
di Amerika, misalnya nomor telepon, tapi
tidak akan dipakai lagi dalam beberapa
waktu mendatang. Kelimabelas teknologi itu yaitu (1) kabel
internet rumahan seiring dengan
perkembangan layanan komunikasi pita
lebar (broadband); (2) kamera foto dan
video akibat merebaknya fitur kamera pada
telepon selular pintar (smartphone); (3) Jaringan telepon kabel setelah layanan
telepon nirkabel meningkat; (4) komputer
dengan waktu 'booting' lama karena
semakin banyak perangkat komputer
berakses cepat; dan (5) sistem operasi
komputer 'berjendela' selepas Microsoft mengembangkan Windows 8 dengan fitur
kotak pengguna antarmuka (user interface)
yang dapat ditarik pada layar. Teknologi lain yaitu (6) penyimpanan hard
drive yang akan diganti sarana
penyimpanan berbasis solid (solid-state
storage); (7) bioskop dan (8) kacamata tiga
dimensi seiring dengan merebaknya televisi
dengan kualitas layar tinggi (high definition) dan perangkat suara tiga dimensi; (9)
peralatan penunjuk atau tetikus (mouse)
setelah ditemukan layar dengan kemampuan
sentuh; (10) pengendali jarak jauh (remote
control) karena perkembangan kendali
dengan gerakan tangan dan suara semakin pesat. Kelima teknologi terakhir yang juga akan
ditinggalkan antara lain (11) nomor telepon
yang akan diganti dengan obrolan melalui
internet dengan kemampuan video seperti
Skype, Google Talk, ataupun Facebook audio;
(12) waktu utama pada stasiun televisi setelah sejumlah situs televisi menyediakan
tayangan via internet (streaming); (13)
mesin faksimili yang sampai sekarang juga
sudah mulai diganti surat elektronik (e-mail);
(14) cakram optik (optical disk) yang akan
diganti layanan komputasi awan (cloud); dan (15) komputer meja (desktop) setelah
sejumlah perangkat genggam elektronik
seperti tablet dan ponsel pintar
berkemampuan setara komputer meja.
(I026)

9 April 2012

5 Tip Sederhana Mengenali AplikasiBerbahaya

Agar terhindar dari aplikasi berbahaya seperti itu, berikut tip sederhana yang bisa diterapkan untuk mengecek apakah sebuah aplikasi berbahaya atau tidak.

Antivirus Duqu Trojan Sulit Ditemukan

SEJAUH ini, virus bernama Duqu Trojan yang menggunakan bahasa pemrograman tidak dikenal belum ditemukan penangkalnya. Duqu yang sudah terlacak sejak Agustus

31 Maret 2012

Tantangan profesi pengembang aplikasi

Menjadi
pengembang aplikasi peranti lunak di
Indonesia tidaklah mudah, banyak
tantangan yang harus dilewati walaupun
Indonesia menyimpan potensi besar
menciptakan ahli-ahli komputer yang handal. Farid Zulkarnain, EVP Business Development
PT. Navcore Nextology , mengatakan
pengembang aplikasi peranti lunak
Indonesia memiliki kemampuan yang tak
kalah hebat dengan pengembang luar. Dia mencontohkan banyak perusahaan asing
yang ingin menanamkan investasinya di
Indonesia hanya untuk membuat aplikasi.
"Yahoo!" misalnya, beberapa waktu lalu
membeli laman jejaring sosial karya lokal
yaitu Koprol. "Menjadi seorang pengembang aplikasi tidak
harus jurusan teknik informatika atau
komputer, semua jurusan kuliahpun bisa jika
ada kemauan. Jika ingin ditekuni, menjadi
pengembang hanya membutuhkan waktu
tiga hingga enam bulan," katanya ketika menggelar jumpa media Windows 8
Developer Boot Camp di Bandung pada akhir
pekan ini. Tantangannya, dinamika pasar peranti lunak
di Indonesia belum cukup bagus karena
menurut kebiasaan masyarakat pada
umumnya lebih senang mendaptakan
sesuatu dengan cara gratis. Akhirnya,
banyak kasus pembajakan peranti lunak di Indonesia. "Dari pada beli aplikasi atau peranti lunak
berbayar, mendingan gratisan," katanya. Kemudian dari sisi regulasi, sebuah
perusahaan pengembang aplikasi atau
peranti lunak yang baru berdiri (start up)
harus memiliki ijin tempat usaha di gedung
perkantoran atau ruko sedangkan dana
yang dikeluarkan untuk membeli atau menyewa gedung perkantoran dan ruko
sangatlah terbatas. Saat ini jumlah pengembang aplikasi atau
peranti lunak di Indonesia sekitar 5.000 -
10.000 orang. "Steve Jobs saja memulai
Apple dari garasi mobil rumahnya," katanya.

Indonesia bersiap menuju negara digital

Jakarta -
Rencana pemerintah
mempersiapkan Indonesia
sebagai negara digital menjadi salah satu tema penting yang diangkat
dalam konferensi Asosiasi Telekomunikasi
Seluler Indonesia Juni mendatang. Konferensi yang digelar ATSI bersama
Dyandra Promosindo pada kegiatan tahunan
The 9th Indonesia Cellular Show dan The 2nd
Indonesia International Communication
Conference & Expo (ICC) itu akan
berlangsung 6-7 Juni 2011 di Jakarta Convention Center. Melalui jaringan broadband nasional
diharapkan wilayah Indonesia mempunyai
konektivitas yang memadai dalam dunia
maya dan dapat mempercepat pertumbuhan
ekonomi berbasis pengetahuan, kata
Dyandra dalam siaran persnya, Kamis malam. Juga "meningkatkan produktivitas serta
daya saing nasional dalam ekonomi global",
katanya. ICC 2012 akan menitikberatkan pada
konferensi dengan tema utama “The
Application of National Broadband Network
in Corporation to Develop Indonesia’s
Economic Growth”. Konferensi ini akan membahas secara
mendalam manfaat jaringan broadband
nasional dalam meningkatkan pertumbuhan
ekonomi Indonesia serta persiapan
Indonesia menjadi negara digital. “Konferensi yang berlangsung dua hari ini
layak menjadi agenda penting bagi pelaku
bisnis ICT di Indonesia, karena akan
menghadirkan pakar-pakar telematika baik
dari dalam maupun luar negeri,” ujar Amita
Muharani, Trade Fair Division Manager Dyandra Promosindo. Beberapa pakar telekomunikasi yang akan
berbagi pengetahun dalam konferensi itu
antara lain: Dr. Muhammad Budi Setiawan, M.
Eng (Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos
dan Informatika), Drs. Syukri Batubara, MH
(Ketua Umum BRTI), Sarwoto Atmosutarno (Direktur Utama – PT Telkomsel, Tbk), dan
dari Ericsson Indonesia Kemudian Wu Tianjun (Director of Transport
Industry Solution Huawei Tech Investment),
Rama Agung (Director of Customer Solution
& Sales Support Alcatel Lucent), Harith
Menon (Head of Marketing and Corporate
Affairs Asia Pacific Region – Nokia Siemens Networks), Drs. Gatot Fatwanto Hertono,
M.Sc., Ph.D. (Head of Learning Program –
Universitas Indonesia) dan Prof. Dr.
Ricardius Eko Indrajit (Ketua Umum
APTIKOM). Akan berbicara pula dalam konferensi, dr.
Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH
(Menteri Kesehatan RI), Achirina (Director
Strategy, Business Development & Risk
Management - PT Garuda Indonesia Tbk),
dan Marcellus Ardiwianata (Deputy Director of Strategic Business Development – PT First
Media, Tbk.) Sulistyo Wimbo Hardjito (Director of
Commerce – PT Kereta Api Indonesia), Hasan
Widjaja (Direktur Operasional – Eka Hospital),
dan Arnold Sebastian Egg (Founder &
Director – Tokobagus.com). Bagi masyarakat yang ingin mengikuti
konferensi ini dikenakan biaya Rp2 juta bagi
perorangan, Rp1,8 juta untuk grup (minimal
tiga orang dari satu instansi), dan dikenakan
tarif berbeda bagi guru, dosen, pelajar, dan
mahasiswa.

24 Maret 2012

Ada Gravitasi "Aneh" di Angry BirdsSpace

JAKARTA, — Perusahaan pembuat game Angry Birds asal Finlandia,
Rovio, akhirnya resmi meluncurkan
Angry Birds Space serentak di seluruh
dunia pada Kamis (22/3/2012). Tantangan
baru dari game ini adalah gravitasi. Meski burung-burung pemarah itu berada
di luar angkasa, bukan berarti ia hanya
melayang-layang begitu saja. Ia masih
punya tugas besar menghancurkan si
babi hijau, yang dengan cerdik membuat
benteng di planet, bulan, ataupun asteroid. Untuk menghancurkannya, burung
pemarah harus masuk ke dalam galaksi
yang punya medan gravitasi. Namun ini
bukan sembarang gravitasi karena daya
tarik/gravitasi di setiap galaksi berbeda-
beda dan akan membuat burung berputar-putar. Nah, gravitasi unik di dalam galaksi inilah
yang akan memberikan sensasi gaming
berbeda dari Angry Birds versi
sebelumnya. Burung-burung pemarah ini dibekali
dengan jurus baru, dan tak lupa, ada
seekor burung baru yang membantu
menyelesaikan misi. Uniknya, semua
burung didandani dengan aksesori yang
membuat mereka tampak lebih keren. Ada 60 level yang menanti di Angry Birds
Space. Pemain game bertugas mengira-
ngira tarikan dan kemiringan ketapel,
apakah perkiraan Anda tepat mengenai si
babi hijau atau malah jauh dari target? Game yang siap bikin ketagihan ini
tersedia untuk perangkat mobile berbasis
Android dan iOS. Untuk pengguna
Android, Anda bisa mengunduh Angry
Birds Space secara gratis di Google Play,
sedangkan penguna perangkat iOS bisa mengunduhnya di App Store dengan
harga 0,99 dollar AS. Rovio juga mengeluarkan Angry Birds
Space versi HD dengan harga 2,99 dollar
AS, tetapi hanya diperuntukkan ke iPad
dan perangkat Android tertentu. Angry Birds Space juga hadir untuk
komputer PC dan Mac. Angry Birds Space: Google Play: https://play.google.com/ store/apps/details?
id=com.rovio.angrybirdsspace.ads App Store: http://itunes.apple.com/us/ app/angry-birds-space/id499511971?
mt=8 Angry Birds Space HD: Google Play: https://play.google.com/ store/apps/details?
id=com.rovio.angrybirdsspaceHD&feature=more_
from_developer App Store: http://itunes.apple.com/us/ app/angry-birds-space-hd/id501968250?
mt=8

Sumber : kompas.com

17 Maret 2012

Stop beli komputer rakitan, borosnya mintaampun

Jakarta - Memang harga
komputer PC desktop rakitan jauh lebih
ekonomis dibanding harga komputer PC
desktop pabrikan produsen komputer
seperti Hewlett Packard (HP) atau Dell.
Namun, para pengguna tidak menyadari nilai pengeluaran PC desktop rakitan jauh lebih
besar dibanding PC desktop pabrikan seperti
biaya perawatan komputer dan pengeluaran
listrik. Hal itu dikatakan Market Development
Manager Personal Systems Group HP
Indonesia Jane Ritonga ketika menggelar
jumpa pers peluncuran komputer PC desktop
HP Pavilion p2 di Jakarta pada Jumat (15/3). "Sekitar 92 persen komputer PC desktop di
Indonesia adalah komputer rakitan karena
murah meriah," katanya. Jane mengatakan komputer PC desktop
rakitan lebih banyak memakan daya listrik
sebesar 300 watt sedangkan komputer PC
desktop HP Pavilion p2 hanya menghabiskan
90 watt sehingga jauh lebih ramah
lingkungan dan pengeluaran pembayaran listrik lebih murah. Kualitas komputer PC desktop rakitan masih
diragukan karena belum teruji
kemampuannya dan dirakit bukan oleh
tenaga profesional. "HP Pavilion p2 sudah melewati uji kualitas
yang ketat seperti dinyalakan tanpa mati
selama 89 ribu jam," katanya. Kelebihan lainnya, PC desktop pabrikan
memiliki garansi resmi dan suku cadang atau
komponen asli dari garai-gerai HP yang
berjumlah sekitar 50 gerai di Indonesia.
Pangsa pasar komputer PC desktop HP di
Indonesia sebesar empat persen.

Senjata pemusnah pesawat tempur musuhitu virus

Jakarta -
Angkatan Udara Amerika Serikat
dan China sama-sama
mengembangkan jaringan kesenjataan untuk menyerang dan
memusnahkan pesawat terbang. Para
spesialis peperangan elektronika tahu
bahwa teknologi ini ibarat pedang bermata
dua. China, menurut satu situs, telah bekerja
keras mewujudkan sistem kesenjataan
canggih itu. Pada beberapa kasus, mereka
menghadirkan sistem serupa yang dimiliki
Amerika Serikat untuk menyerang pesawat
terbang musuh bernilai tinggi yang ditujukan untuk peringatan dini, pengintain
elektronika, komando dan kendali perang,
serta intelijen. Petinggi di Angkatan Udara Amerika Serikat
menyatakan, hal itu adalah metode siber
untuk mengalahkan pesawat terbang.
Sistem itu dipercaya "telah ada di luaran
sana". Karena itulah Pentagon menegaskan
untuk mendorong kebolehan dan teknologi penyerangan jaringan, baik untuk ofensif
ataupun defensif. Di sisi lain, Rusia dan China juga telah
merancang pijakan perang elektronika
spesifik untuk mengincar semua aset
bernilai tinggi Amerika Serikat. Serangan
elektronika bisa menjadi metode bagi sistem
penetrasi implan virus. Untuk memunahkan serangan seperti ini, harus terlebih dahulu
dituntaskan cara kerja sistem itu. Biasanya, sistem serangan itu diketahui
memancarkan sinyal. China membuktikan hal
itu, mereka memiliki perangkat serang
dimaksud, baik berlandasan di darat atau
dipasangkan pada pesawat tempur. Mereka
mendedikasikan alat-alat perang berbasis elektronika itu untuk merontokkan pesawat
komando dan peringatan dini EC-3 AWACS,
E-8 Joint Stars, atau P-8 patroli maritim. Angkatan Udara Amerika Serikat enggan
mengungkap rincian sistem kesenjataan
model baru itu, kecuali bahwa mereka telah
mengujicobakan sistem Suter. Suter memakai
cara pemancaran data berisikan algoritma
untuk menginvasi sistem pertahanan udara terintegrasi melalui antena-antenanya. Pancaran data itu, dihasilkan dari dalam
EC-130 Compass Call, varian C-130 Hercules
yang dirancang untuk peperangan
elektronika. Suter mampu menangkap
gambaran jaringan radar lawan, mengambil
alih pengendalian sistem itu, dan malah menyerang balik melalui tautan komunikasi
komunikasi nirkabel. Lebih lanjut, perubahan atau dampak
sebagai produk dari serangan elektronika
pada sistem pertahanan udara lawan
dimonitor melalui pesawat terbang RC-135
Rivet Joint, satu pesawat terbang intelijen
signal. Hal ini telah dipraktekkan di Irak dan Afghanistan untuk melumpuhkan sistem
telefon nirkabel yang banyak dipakai
sebagai kendali bom rakitan. Akan tetapi, sistem yang digotong dalam
EC-130 Compass Call itu punya sisi kelemahan
karena wahana pengangkutnya
berkecepatan rendah dan bodinya besar
sehingga sangat mudah ditembak dari darat,
bahkan melalui sekedar rudal panggul personel saja. Pemecahannya, bekali F-22, F-35, EA-18G and
F/A-18E/F dengan radar yang lebih baru,
berdaya jangkau jauh, dengan performansi
active electronically scanned array (AESA).
Perangkat ini merupakan bagian dari
perangkat serang dan invasi berbasis jaringan.

10 Maret 2012

Anak 14 Tahun Bobol Jaringan Komputer,Dikeluarkan dari Sekolah

Seorang anak berusia 14 tahun dikeluarkan dari sekolahnya karena
telah membobol (hacking) dan masuk ke
sistem komputer sekolah. Padahal,
sebelumnya ia menuai pujian dan dikenal
sebagai pengembang aplikasi smartphone
termuda di Eropa. Anak itu bernama Aaron Bond asal
Inggris. Ia berhasil mengakses informasi
rahasia tentang murid dan guru di
sekolah, termasuk informasi soal
keuangan wakil kepala sekolah. Dia juga
mengubah sistem pemesanan ruang komputer sekolah. Sebelum dikeluarkan, polisi setempat
telah melakukan penyelidikan dengan
mengambil sampel DNA dan sidik jari
Aaron. "Kami mengeluarkan Aaron karena
melakukan pelanggaran serius," kata
kepala sekolah Kate Mason. Menurut beberapa pengamat, langkah
sekolah mengeluarkan Aaron adalah
tindakan yang berlebihan. Sebagian pihak
menyayangkan mengapa sekolah tidak
mendidik seorang anak dengan bakat
komputasi luar biasa melebihi anak seusianya. Aaron menyatakan bahwa dirinya
menyesal telah melakukan hacking
jaringan komputer sekolah. "Jika saya
tahu konsekuensinya, saya tidak akan
pernah melakukan hal itu," sesal Aaron. Ibunda Aaron tampak tidak bisa
menerima keputusan sekolah. Ia pun
menyayangkan sekolah tidak mau
memberi kesempatan kedua kepada
anaknya. Di Eropa, Aaron pertama kali menarik
perhatian publik pada tahun 2011 lalu,
ketika ia berumur 13 tahun. Si anak jenius
ini berhasil membuat game smartphone
bertajuk Spud Run, yang kini menjadi game untuk perangkat iOS (iPhone, iPad,
dan iPod Touch) dan dibanderol dengan
harga 0,99 dollar AS. Atas prestasi itu, Aaron dijuluki sebagai
pengembang aplikasi termuda di Eropa.
Dia mempelajari sendiri teknik
mengembangkan aplikasi dengan cara
menonton tutorial-tutorial di internet.
Aaron juga telah membuat situs web sebuah perusahaan ketika ia berumur 6
tahun. Bagaimana nasib Aaron selanjutnya?
Semoga kejadian ini tidak membuatnya
kehilangan semangat mengembangkan
aplikasi. Sumber : Digital Trends

9 Maret 2012

Hacker Perancis Bobol Keamanan Chrome

VIVAnews - Suatu kelompok peretas (hacker) asal Perancis memperlihatkan
kebolehannya membobol sistem keamanan
browser milik Google, Chrome. Ini
merupakan pertama kali bobolnya
keamanan Chrome, yang ditunjukkan secara
terbuka kepada publik. Dalam sebuah kompetisi Pwn2own di
Kanada, kelompok peretas ini menunjukkan
kebolehannya menembus sistem keamanan
Google di browser Chrome. Kemudian, para
peretas ini mengambil alih sebuah PC
Windows dalam waktu kurang dari lima menit. Hasil ini berbeda dari kompetisi Pwn2own
tahun lalu. Saat itu, Chrome tetap tak
tertembus hingga kompetisi berakhir. Kali ini, yang mampu mengendalkan
broswser ini adalah Vupen, sebuah
perusahaan kemanan asal Perancis. Vupen
merupakan perusahaan penuh kontroversi,
sebab kerap menjual kelemahan suatu
software yang mereka temukan, untuk dijual ke agen mata-mata suatu pemerintah. "Kami ingin menunjukkan bahwa Chrome
bukan tidak dapat dipecahkan," kata Chaoki
Bekrar, kepala penelitian perusahaan
tersebut kepada ZDNet. "Tahun lalu, kami melihat banyak headline
yang mengatakan tak satu pun yang dapat
mengendalikan Chrome. Kami ingin
memastikan kelemahan Chrome pada tahun
ini," ucapnya. Vupen menggunakan dua kerentanan yang
tidak diketahui sebelumnya untuk menjebol
keamanan Chrome, yang terlihat lebih kuat
dari Firefox dan Internet Explorer. Ini karena
kedua browser itu menggunakan
"sandboxing". Sedangkan, Chrome, browser terpopuler
kedua di dunia saat ini, secara efektif
mampu menjalankan isolasi ke seluruh
sistem operasi. Bahkan jika software ini
diretas, pihak peretas tidak dapat
mengendalikan penuh sebuah komputer. Perusahaan teknologi besar termasuk
Google, Microsoft dan Facebook tidak
memusuhi para peretas. Mereka kini malah
bekerja sama dengan para hacker dan
menawarkan imbalan untuk penemuan
tersebut, terutama jika ada celah di sistem keamanan mereka. Bekrar mengatakan timnya bekerja enam
pekan sebelum kompetisi ini untuk mencari
kerentanan Chrome. Mereka juga
menemukan cara untuk meng-hack Firefox
dan Internet Explorer, namun mereka ingin
menunjukkan bahwa Chrome bukan tidak dapat di-hack. "Ini bukan tes mudah untuk menciptakan
eksploitasi untuk menghentikan semua
proteksi dalam sandbox," katanya. "Saya
dapat mengatakan bahwa Chrome
merupakan salah satu browser yang
teraman," ujarnya. Vupen mengatakan akan merinci detail
bagaimana pihaknya menghentikan
teknologi privasi sandbox Google untuk
para penggunanya. Secara terpisah, Sergey Glazunov,
mahasiswa Rusia juga meretas Chrome dan
mengklaim mendapat hadiah US$60.000. "Itu
adalah eksploitasi mengesankan," kata
Justin Schuh, dari tim Google Chrome.
"Untuk itu diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana Chrome
bekerja. Ini sangat sulit dan itu sebabnya
kami membayar US$60.000," ujarnya. Google kini sedang memperbarui keamanan
Chrome untuk menambal kerentanannya. | The Telegraph